7 Sajian Khas Jawa Tengah yang Bikin Ngiler Pengin Nyobain!!

1. Lumpia Semarang

 
Sajian kuliner lumpia ini siapa sih yang nggak tau khas dari kota mana? hampir semua orang tau dari kota Semarang. Lumpia ini lebih enak di makan kalo masih keadaan hangat. Apalagi kalo makanya di tambah saus atau cabe rawit, waaaaah.... tambah menggoda aja pingin langsung lahapp hap makan sampe habiss..hehehe
Lumpia mempunyai isi yang beragam, ada yang pakai ayam, rebung, telur, sayuran dan udang. Kalau kamu berkunjung ke Semarang, jangan lupa buat cobain makanan yang satu ini yaaaa. . .

2. Dawet Ireng


Kalo kamu lagi di Purworejo dan berasa kehausan, coba deh cari dawet ireng yang ada di sana. Dawet ireng ini beda sama dawet biasanya yang berwarna hijau. Seperti namanya, daweti ireng ini warnanya ireng atau hitam.
Warna hitam yang ada di dawet ini di dapat dari bahan alami yaitu dari abu jerami. Abu jerami digunakan dalam pembuatan cendol dawet ireng.
Kalau soal rasa, kamu boleh bandingin deh sama dawet pada biasanya. Rasa dawet ireng ini tuh menyegarkan. Apalagi minumnya pakai es di saat siang hari yang panas, udah gitu gulanya pakai gula jawa asli... sruputtt seger hehehe

3. Gethuk Goreng


Kalo biasanya getuk itu ngga digoreng, getuk yang satu ini cara membuatnya dengan cara digoreng .
Getuk goreng adalah salah satu makanan khas Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah.
Rasa dari getuk goreng ini manis-manis gurih. Bahan untuk membuat kudapan ini singkong dan gula Jawa atau gula merah.
Konon, getuk goreng ini pertama kali ditemukan tidak sengaja pada tahun 1918 oleh Sanpirngad, penjual nasi keliling di daerah Sokaraja. Selain nasi, dia juga menjual getuk, tetapi getuk yang dijajakannya tidak laku.
Akhirnya, Sanpirngad ini memutar otak agar getuk yang dia jual tidak mubazir dan masih bisa dikonsumsi lagi. Getuk yang tidak laku tadi akhirnya digoreng agar besoknya bisa dijual lagi. Ternyata, getuk goreng malah diminati oleh masyarakat. dan jangan lupa cobain kalo kamu lagi berkunjung ke Banyumas, Jawa Tengah :)

4. Jenang Kudus


Tukah kamu dodol Garut? Kalau kamu tahu, jenang kudus ini mirip sama dodol Garut, tapi dari Kudus, Jawa Tengah. Jenang ini biasa dijadikan oleh-oleh khas jika bepergian dari Kudus.
Jenang Kudus biasanya dijual dalam bentuk potongan memanjang dan dibungkus menggunakan plastik bening. Kamu bisa membeli dalam kiloan atau yang sudah di kemas.
Rasa dari jenang Kudus ini manis dan teksturnya legit. Kelezatan rasa dari jenang ini bukan hanya menjadi kesukaan masyarakat Indonesia saja lho. Bahkan, jenang ini sudah sampai ke Malaysia, Brunei, Singapura, Arab Saudi, dan Hongkong. dan pastinya kamu harus nyobain :)

5. Wajik


Wajik terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan gula jawa. Rasa dari wajik ini manis dan warna wajik itu sendiri coklat karena menggunakan gula jawa dan warna dari beras ketan itu sendiri.
Tapi sekarang banyak wajik yang warnanya bermacam-macam, ada hijau, pink, merah dan warna lainnya. dan kamu harus cobain yaahhh...

6. Brekecek


Pernah denger nama makanan brekecek ngga? Ini merupakan makanan khas dari Jawa Tengah, tepatnya dari Cilacap. Walaupun namanya kedengaran aneh, tapi kalau udah nyicipin mungkin kamu bakal ketagihan, atau paling nggak lidahmu bakal dibikin bergoyang. hehehe
Brekecek adalah makanan khas berbahan dasar ikan jahan atau ikan pathak. Tapi ada juga yang yang menggunakan bahan dari kepala ikan laut atau hewan bernama basur atau menthok.
Nama brekecek sebenernya terdiri dari dua kata, yaitu brek dan kecek. Brek memiliki arti dijatuhkan atau diletakkan, sedangkan kecek artinya dikecek atau dicampur dengan bumbu.
naahh buat kamu tertarik pingin nyobain gaak? heeheh

7. Nasi Grombyang


Nasi grombyang juga merupakan salah satu makanan khas Jawa Tengah, tepatnya berasal dari Pemalang. Penamaan makanan yang satu ini berasal dari cara penyajiannya, yaitu kuahnya lebih banyak dari pada isi, sehingga kelihatan bergoyang, atau grombyang-grombyang.
Kuliner khas ini terbuat dari daging kerbau, nasi, dan kuah. Penyajiannya menggunakan mangkuk kecil dan dilengkapi juga dengan sate kerbau.
Kalau kamu mau mencari penjual nasi grombyang ini, ciri khasnya lho. Biasanya, penjaja nasi grombyang menggunakan kuali berukuran besar dengan tempat nasi yang ditutup menggunakan kain merah. Selain itu, biasanya penerangan di warungnya akan menggunakan lampu teplok yang remang-remang.







 

Komentar

Postingan Populer