7 Makanan khas Bali yang harus kamu coba
1. Ayam Betutu
Sudah pernah mencicipi rujak dengan bumbu kuah ikan tuna? Di Bali,
kalian bisa mencoba kuliner unik yang banyak dijual di warung kecil di
pinggir-pinggir jalan.
Rasakan sensasi pedas sekaligus segar di lidah, saat kamu menyantap irisan mangga dengan campuran Kuah Pindang dan cabe super pedas. Tidak hanya mangga, kamu juga bisa mengganti isiannya dengan campuran berbagai jenis buah atau bahkan rumput laut.
Di Bali, rujak rumput laut yang menggunakan bumbu kuah pindang ini dikenal dengan nama Rujak Bulung. Selamat mencoba sensasi segar yang muncul dari kombinasi rumput laut dan kuah pindang!
Siapa yang tidak pernah mendengar Ayam Betutu? Menu yang satu ini tidak boleh dilewatkan dalam daftar wisata kuliner kalian di Bali. Ini sudah menjadi icon makanan khas Bali.
Jika kamu suka masakan pedas, bersiaplah untuk jatuh cinta dengan Betutu yang berlimpahkan rempah-rempah dengan tekstur pedas yang bikin ketagihan!
Uniknya, bumbu tersebut dimasukan ke bagian dalam perut ayam kampung. Lantas dagingnya dibungkus dengan daun pisang dan dipanggang menggunakan bara api sekam yang memakan waktu hingga 24 jam, agar bisa menghasilkan rasa gurih, lembut dan pedas yang otentik.
Oh ya, Betutu ini tidak selalu identik dengan daging ayam, ada juga lho yang menggunakan bebek.
2.Sate Lilit
Berbeda dengan sate pada umumnya yang dagingnya ditusuk, Sate Lilit justru
dibuat dengan cara di lilit. Sebelumnya, daging akan dicincang halus
terlebih dahulu dan di ramu dengan bumbu Bali. Kemudian, di lilitkan di
batang daun serai atau tangkai bambu. Rasanya di jamin empuk dan gurih!
Terlebih pada sate lilit yang menggunakan batang daun serai, kamu akan
mencium bau wangi yang sedap.
Pada umumnya daging yang digunakan antara lain daging ayam, babi, ataupun ikan tenggiri. Namun, sate lilit dengan daging ikan tenggiri lah yang menjadi primadona di Bali.
3. Nasi Campur Ayam Bali
Kalo kamu tidak punya cukup waktu buat mencicipi semua menu di atas, kamu bisa menikmati beragam kuliner
khas Pulau Dewata sekaligus dalam satu piring, loh!
Sate
lilit, suwiran ayam sisit bumbu Basa Genep Bali, sayur urap, dan lawar
ayam siap untuk disantap menemani nasi putih hangat. Nikmati kelezatan Nasi Campur Ayam Bali, ketika kalian mencampurnya dengan sambel matah dan sambel embe khas Bali.
Menariknya
lagi, menu ini selalu tampil dengan lauk yang bervariasi di setiap
rumah makan di Bali, misalnya ada yang menghidangkannya dengan ayam
betutu, telur sambal tomat, kulit ayam goreng, daun umbi pedas, ikan
pindang, maupun taburan kacang tanah goreng.
4. Tipat Blayag
Kalian mungkin sudah cukup familiar mendengar kuliner Tipat Cantok di Bali. Namun bagaimana dengan Tipat Blayag khas Buleleng?
Bentuk
Tipat Blayag tidak diulat layaknya ketupat persegi, tetapi lebih mirip
lontong yang dililit memanjang dengan janur muda atau daun enau muda.
Tidak seperti tipat cantok yang menggunakan bumbu kacang, Blayag
memiliki bumbu yang berasal dari olahan tepung beras dan campuran bumbu bali.
Tekstur bumbunya yang sangat kental mirip santan ini sangat nikmat
ketika bertemu potongan-potongan tipat blayag, sayur urab, ayam sisit,
gorengan ceker ayam, kerupuk kulit ayam, dan kacang kedelai.
5. Nasi Tempeng
Nasi Tepeng adalah makanan khas dari
Gianyar yang di sajikan cukup lembek seperti bubur. Racikan bumbu
rempah-rempah ala Bali yang disiram di atas Tepeng menjadi daya pikat
utamanya. Tak heran rasa pedasnya itu ampuh menggoyang lidah.
Kacang
panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor, dan kelapa
parut adalah beberapa sayuran yang kerap melengkapi Nasi Tepeng ini.
Sementara untuk lauk pauknya biasanya ada telur dan suwiran ayam goreng.
Cara penyajiannya pun unik, yakni dengan menggunakan daun pisang.
6. Serombotan
Apabila di negeri barat sana terkenal
dengan salad dan di Jawa sangat identik dengan sayur urap, Bali tidak
kalah identik dengan kuliner sayur-sayuran khas bernama Serombotan. Kuliner khas Klungkung ini menyajikan campuran sayur-sayuran seperti kacang panjang, bayam, kangkung, buncis, terong bulat, tauge, dan pare.
Sementara itu bumbunya dikenal dengan nama Kalas,
yakni semacam santan berisi campuran kunyit tumbuk, lengkuas, bawang
merah, bawang putih, ketumbar dan kencur. Bumbu ini dikombinasikan lagi
dengan bumbu kacang dan bumbu pedas.
7. Rujak Kuah Pindang dan Rujak Bulung
Rasakan sensasi pedas sekaligus segar di lidah, saat kamu menyantap irisan mangga dengan campuran Kuah Pindang dan cabe super pedas. Tidak hanya mangga, kamu juga bisa mengganti isiannya dengan campuran berbagai jenis buah atau bahkan rumput laut.
Di Bali, rujak rumput laut yang menggunakan bumbu kuah pindang ini dikenal dengan nama Rujak Bulung. Selamat mencoba sensasi segar yang muncul dari kombinasi rumput laut dan kuah pindang!


Komentar
Posting Komentar